Sabtu sore, sebanyak 56 anggota FORPIS (Forum
Remaja Palang Merah Indonesia) penuhi halaman Politeknik Akbara Surakarta.
Kegiatan ini tak sekedar kumpul bersama FORPIS
Se-Soloraya, namun juga sebagai ajang upgrade ilmu tentang kemanusiaan dan
kepedulian. Selama 2 hari, yakni 29-30 April 2023 seluruh peserta akan
melukukan kegiatan pengabdian masyarakat di Griya PMI Kota Surakarta.
Kegiatan yang diusung oleh para remaja yang
tergabung dalam FORPIS Se-Soloraya ini mengangkat tema "Peduli Sesama,
Wujudkan Kemanusiaan Yang Berbudaya" .
Selaras dengan tema kali ini, Raditya Maisan
selaku Ketua Pelaksana yang sekaligus menjadi perwakilan Koordinator FORPIS PMI
Kab.Sukoharjo menyampaikan bahwa kegiatan ini tak hanya sekedar menjadi program
kerja FORPIS Se-Soloraya tetapi juga sebagai ajang untuk meningkatkan rasa
kepedulian anggota FORPIS Se-Soloraya.
Sebagai wujud pertanggungjawaban, Raditya juga
menambahkan bahwa kegiatan ini diikuti sebanyak 56 peserta yang berasal dari
PMI Kota Surakarta, PMI Kab. Sukoharjo, PMI Kab. Sragen, PMI Kab. Wonogiri, PMI
Kab. Karanganyar, PMI Kab. Klaten dan PMI Kab. Boyolali. Masing-masing FORPIS
PMI Kota/Kab. Mengirimkan 1 orang Koordinator dan 7 orang anggota FORPIS.
Pembukaan acara ini tak hanya dihadiri oleh
segenap koordinator serta anggota FORPIS saja, namun juga Pengurus dan Kepala
Markas PMI Kota/Kab. Se-Soloraya. Dalam sambutannya Drs. GPH. Dipo Kusumo, M.Si
menekankan bahwa setiap remaja harus memiliki jiwa kemanusiaan "Saya
percaya bahwa setiap remaja sudah memiliki rasa nilai - nilai kebajikan dan
kemanusian, yang pada hari ini diwujudkan dengan adanya kegiatan GESPORA
(Gerakan Baksos FORPIS Se-Soloraya). " ujarnya
Budi Purwanto, S.Si., M.Si selaku Kepala Markas
PMI Kota Surakarta yang ditemui sebelum acara dimulai menyampaikan
"Mewakili pengurus PMI Kota Surakarta, kami mendukung sepenuhnya kegiatan
positif ini untuk melatih rasa kemandirian, kepedulian serta kemanusiaan"
pungkasnya.
Salah satu pengurus PMI Kabupaten juga
menyampaikan harapannya, semoga acara ini dapat berjalan dengan lancar, mampu
menginspirasi jiwa muda lainnya untuk terus bergerak dalam misi kemanusiaan
serta mampu menjadi kader-kader kemanusiaan dimanapun meraka berada.