Logo PMI

Relawan PMI & SIBAT Surakarta

Membangun generasi muda yang humanis, peduli, dan tanggap bencana

Bergerak bersama untuk kemanusiaan

Palang Merah Remaja (PMR)

Wadah kegiatan dan pengembangan remaja di sekolah dalam kepalangmerahan melalui program ekstrakurikuler

Palang Merah Remaja (PMR) merupakan wadah kegiatan dan pengembangan remaja di sekolah (tingkat SD, SMP, SMA atau yang sederajat) serta lembaga pendidikan formal dalam kepalangmerahan melalui program ekstrakurikuler.

Saat ini sebanyak 75 persen sekolah menengah (SMP, SMA) di Kota Surakarta sudah memiliki satuan unit PMR. Sementara untuk PMR di tingkat SD, setidaknya sudah ada 30 persen SD di Kota Surakarta yang memilikinya.

Tri Bhakti PMR

1

Meningkatkan keterampilan hidup sehat

2

Berkarya dan berbakti di masyarakat

3

Mempererat persahabatan nasional dan internasional

Kegiatan PMR
165

PMR Mula

Tingkat SD/Sederajat

799

PMR Madya

Tingkat SMP/Sederajat

1891

PMR Wira

Tingkat SMA/Sederajat

PMR

Palang Merah Remaja - Wadah kegiatan remaja di sekolah (SD, SMP, SMA) melalui program Ekstra Kurikuler.

KSR

Korps Sukarela - Wadah pengabdian bagi anggota biasa dan pribadi yang menyatakan diri menjadi anggota KSR.

TSR

Tenaga Sukarela - Anggota PMI yang direkrut dari kalangan profesional dengan ketrampilan tertentu.

SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat)

Program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan dalam menghadapi bencana

Apa itu SIBAT?

SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) adalah program PMI yang bertujuan untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui pendekatan partisipatif dan pemberdayaan.

Program ini melibatkan masyarakat secara aktif dalam identifikasi risiko, perencanaan, dan pelaksanaan kegiatan pengurangan risiko bencana.

Kegiatan SIBAT

Pemetaan Risiko

Identifikasi dan pemetaan risiko bencana di masyarakat

Pelatihan Pertolongan Pertama

Pelatihan keterampilan dasar pertolongan pertama

Simulasi Bencana

Latihan kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana

Pemberdayaan Masyarakat

Penguatan kapasitas masyarakat dalam pengurangan risiko bencana

Tahapan Program SIBAT

Assesment Awal

Identifikasi kebutuhan dan potensi masyarakat dalam pengurangan risiko bencana

Perencanaan Partisipatif

Masyarakat terlibat aktif dalam menyusun rencana kesiapsiagaan bencana

Pelatihan & Kapasitasi

Peningkatan kapasitas masyarakat melalui berbagai pelatihan

Implementasi

Pelaksanaan program dan kegiatan pengurangan risiko bencana

Evaluasi & Pengembangan

Evaluasi hasil dan pengembangan program berkelanjutan