Logo PMI


Donor Darah Apheresis

Donor komponen darah untuk kebutuhan medis yang lebih spesifik

Apa Itu Donor Darah Apheresis?

Proses Donor Apheresis

Donor darah dengan prosedur Apheresis merupakan prosedur pengambilan darah dari pendonor, di mana hanya komponen tertentu saja yang akan dikeluarkan, dan komponen darah lainnya dikembalikan ke dalam tubuh pada saat itu juga dengan alat khusus.

Jumlahnya bahkan bisa sampai 7-8 kali dari produk donor darah secara konvensional, sebab volume produk yang lainnya dikembalikan ke dalam tubuh.

Keunggulan Donor Apheresis

Produk komponen darah yang lebih banyak

Hanya komponen tertentu yang diambil

Komponen lain dikembalikan ke tubuh pendonor

Dapat dilakukan lebih sering dibanding donor konvensional

Jenis Donor Darah dengan Prosedur Apheresis

01

Trombafersis

Proses apheresis untuk mengambil trombosit. Trombosit sangat penting untuk proses pembekuan darah dan membantu menghentikan perdarahan.

Durasi: 60-90 menit | Frekuensi: Minimal 2 minggu sekali

02

Eritraferesis

Proses apheresis untuk mengambil sel darah merah. Sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh dan sangat penting untuk pasien anemia.

Durasi: 45-60 menit | Frekuensi: Minimal 8 minggu sekali

03

Leukaferesis

Proses apheresis untuk mengambil sel darah putih. Dibutuhkan untuk pasien dengan infeksi berat atau gangguan sistem imun.

Durasi: 90-120 menit | Frekuensi: Sesuai kebutuhan medis

04

Plasmaferesis

Proses apheresis untuk mengambil plasma darah. Plasma mengandung protein, faktor pembekuan, dan antibodi yang penting untuk berbagai terapi.

Durasi: 45-60 menit | Frekuensi: Minimal 1 minggu sekali

Bagaimana Proses Apheresis Bekerja?

Alat Apheresis
  1. Darah diambil dari satu lengan pendonor
  2. Darah masuk ke mesin apheresis yang memisahkan komponen
  3. Komponen target (trombosit, plasma, dll) dikumpulkan
  4. Komponen darah lainnya dikembalikan ke tubuh pendonor melalui lengan yang sama atau lengan lainnya
  5. Proses berlangsung dalam sirkuit tertutup yang steril

Syarat & Prosedur Donor Darah Apheresis

Syarat Donor Apheresis

Donor darah dengan prosedur apheresis ini membutuhkan pendonor tertentu dengan syarat khusus yang sedikit berbeda dengan pendonor pada donor darah konvensional.

  • Sehat Jasmani & rohani
  • Usia minimal 17 tahun
  • Minimal donor konvesional 3 kali
  • Pria harus memiliki berat badan minimal 55 kg, sementara wanita minimal 60 kg
  • Memiliki kadar Hemoglobin 12.5 - 17.0 gr/dL
  • Tekanan darah sistole antara 110 - 150 mmHg dan diastole antara 70 - 90 mmHg
  • Denyut nadi 50 - 100x/menit
  • Akses Vena besar
  • Rentang waktu donor apheresis yang kedua kali minimal 2 minggu setelah donor pertama. Sementara untuk eritraferesis (donor sel darah merah) minimal 8 minggu dan plasmaferesis (donor plasma darah) minimal 1 minggu

Prosedur Donor Apheresis

1

Skrining Awal

Skrining untuk mengetahui adanya infeksi menular lewat transfusi darah pada tubuh pendonor. Tes ini akan menentukan apakah seseorang diperbolehkan untuk melakukan donor apheresis atau tidak.

2

Pengambilan Sampel

Pengambilan sampel darah sebanyak 3 - 12 mililiter untuk melakukan pemeriksaan hematologi.

3

Formulir Informed Consent

Setelah pemeriksaan sudah diketahui hasilnya, pendonor akan diminta untuk mengisi formulir informed consent.

4

Pemeriksaan Medis

Melakukan pemeriksaan medis dan diberikan penjelasan seputar persiapan untuk donor apheresis.

5

Proses Apheresis

Proses donor apheresis akan berlangsung selama 1/2 - 2 jam, tergantung kondisi masing-masing pendonor.

6

Istirahat & Pemulihan

Jika sudah selesai, pendonor diminta untuk beristirahat sejenak atau sekitar 10 menit di tempat tidur. Pendonor juga diminta mengonsumsi beberapa menu, seperti susu dan larutan ion untuk membuat tubuh kembali fit.

Informasi Penting

Sebelum Donor:

  • Tidur yang cukup minimal 6 jam
  • Makan makanan bergizi 3-4 jam sebelum donor
  • Minum air putih yang cukup
  • Hindari makanan berlemak sebelum donor

Setelah Donor:

  • Istirahat minimal 10 menit
  • Minum banyak cairan
  • Hindari aktivitas berat selama 24 jam
  • Hindari alkohol dan rokok selama 24 jam